Minggu, 09 Januari 2022
Red Campus #1
Jumat, 07 Januari 2022
Putih abu-abu #3
Kamis, 06 Januari 2022
Putih abu-abu #2
وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلً
Artinya: "Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk." (QS. Al-Isra: 32).
Sudah menjadi value di masyarakat bahwa orang yang berpacaran sudah termasuk melakukan perbuatan zina. Termasuk keyakinan orang tua saya tentang hal ini. Makanya saya dan adik perempuan diwanti-wanti tidak boleh sering keluar rumah (keluyuran) kecuali untuk urusan penting saja. Kalau sekedar mau main atau rekreasi harus ada orang dewasa seperti guru yang ikut dalam rombongan. Jika tida ada, saya atau adik tidak boleh ikut. Suka tidak suka kami harus patuh. Dan menurut saya, aturan tersebut sangat beralasan sehingga kami secara sadar menjalankannya.
Akhirnya libur panjang sudah selesai, kami kembali masuk sekolah dengan semangat serta pengalaman liburannya masing-masing. Usai membaca buku Fiqih Wanita tersebut, saya merasa lebih tenang, berjanji terhadap diri sendiri tidak ingin pacaran juga tidak ingin melepas hijab ketika keluar rumah bahkan ketika di dalam rumah jika ada muhrim. Gairah belajar saya juga meningkat. Ketika jam istirahat saya memilih tetap di dalam kelas. Terkadang sambil menyelesaikan soal-soal latihan di buku paket, atau baca-baca materi pelajaran. Tak jarang teman mempertanyakan perubahan perilaku saya yang menjadi lebih pendiam dari sebelumnya serta jarang keluar ruangan. Saya jawab senyum saja, dan melanjutkan aktifitas yang sempat terhenti. Saya masih ikut ngobrol dengan teman perempuan tapi tidak tahan berlama-lama.
Alhamdulillah perubahan sikap dan kebiadaan saya membuahkan hasil. Selama di bangku kelas 3 SMA peringkat 1 selalu ada di tangan saya. Oh iyah, saya di rumah juga lebih banyak menghabiskan waktu untuk belajar. Tapi untuk mengerjakan tugas domestik saya benar-benar tidak menikmati alias malas. Sepertinya saya tidak suka pekerjaan rutin seperti itu. Akhirnya, saya kadang sengaja serius belajar hingga larut malam biar lolos dari tugas dalam rumah, ah jadi malu. Jangan ditiru ya, it is not good! Awalanya rajin belajar sebagai pelarian, tapi lama-kelamaan jadi suka. Saya jadi betah mengerjakan soal-soal persiapan ujian ketimbang beres-beres rumah. Bukan tidak ingin membantu, tapi memang tidak nyaman mengerjakannya. Nah, disini saya mulai menemukan diri saya yang tidak suka pekerjaan rutin di dalam rumah.
Bersambung......
Selasa, 04 Januari 2022
Putih abu-abu #1
Senin, 03 Januari 2022
Keluargaku Inspiratorku #2
Family Strategic Planning (FSP) 2025 Part 2
Pada 11 Januari 2025, Sabtu kemarin adalah perdana kami lakukan forum keluarga secara sengaja untuk membahas peta keluarga. Sehari sebelum...
-
Pada 11 Januari 2025, Sabtu kemarin adalah perdana kami lakukan forum keluarga secara sengaja untuk membahas peta keluarga. Sehari sebelum...
-
Memutuskan untuk ikut Kelas Menulis sama artinya saya harus keluar dari zona nyaman. Selama ini saya menulis hanya ketika mengerjakan jurnal...
-
Sungguh sebuah keputusan yang tidak saya sesali ketika saya membeli mesin jahit secara diam-diam. Alhamdulillah dana dari arisan yang saya i...